Kamis, 01 Desember 2016

3 Juta Orang Hadiri Aksi Bela Islam 212


Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Zaitun Rasmin, mengklaim sekitar 3 juta orang yang akan mengikuti aksi 'Bela Islam Jilid III' pada Jumat (2/12/2016). 

Dia menjelaskan, peserta aksi 'Bela Islam Jilid III' itu mayoritas berasal dari DKI Jakarta.
Selain itu, massa datang dari sejumlah daerah di luar ibu kota, seperti Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Sulawesi.

"Kami memperkirakan tak kurang tiga juta orang. Tetapi itu tergantung kondisi besok. Itu estimasi," ujar Zaitun kepada wartawan saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/11/2016).

Untuk mengantisipasi membeludaknya jumlah massa, kata dia, pihaknya sudah mengantisipasi sejak dini.
Pihaknya menyediakan tempat yang dapat menampung jumlah massa.
"Kami sudah mengantisipasi tadi. Tempat-tempat di Monas pun diperkirakan bisa menampung banyak karena misalnya tempat-tempat itu akan ditutup dengan ini sehingga bisa digunakan seluas-luasnya," kata dia.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa – Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, telah membahas aksi pada 2 Desember 2016 mendatang.
Salah satu poin kesepakatan antara GNPF MUI dan Polri, yaitu Aksi Bela Islam III akan digelar zikir dan doa untuk keselamatan negeri, serta tausiyah umaro dan ulama di lapangan Monas dan sekitarnya dari jam 08.00 pagi hingga shalat Jumat. 

Sebagai langkah lanjutan, pada Selasa ini digelar pertemuan antara aparat Polda Metro Jaya dan perwakilan GNPF-MUI. Diantaranya hadir Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Suntana, Wakil Ketua GNPF-MUI, Zaitun Rasmin, dan Panglima Lapangan GNPF-MUI, Munarman.

"Terkait koordinasi untuk tanggal dua. Jadi kami sebagaimana pengumuman kemarin di konferensi pers dengan pak Kapolri bahwa ada tim bersama untuk mengatur sesuatunya. Ini kami realisasikan," kata dia.


Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2016/11/29/gnpf-mui-prediksi-3-juta-orang-akan-hadiri-aksi-bela-islam-jilid-iii-di-monas

Rabu, 23 November 2016

Rohingya Membara, KAMRA Siapkan Aksi ke Kedubes Myanmar

Jakarta – Menanggapi pembantaian muslim di Myanmar, Komite Advokasi untuk Muslim Rohingya Arakan (KAMRA) telah membuat pernyataan sikap. Pernyataan sikap tersebut akan diberikan kepada Dubes Myanmar di Jakarta.

Sekjen KAMRA, Ustadz Bernard Abdul Jabbar berharap dengan surat tersebut pemerintah Indonesia mengambil sikap terkait pembantaian di sana.

“Kamra sudah mengeluarkan sikap atas apa yang terjadi di Myanmar. Dan kita juga sudah melakukan upaya untuk mengirimkan surat ke kedutaan besar Myanmar di Jakarta di Jl. Haji Agus Salim dan juga sudah mengirimkan kepada pemerintahan,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (21/11).

KAMRA berharap pemerintah Indonesia dapat bersikap secara serius atas apa yang dilakukan oleh rezim Myanmar terutama militer terhadap Muslim di Rakhine yang mengalami berbagai macam penderitaan.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya akan melakukan aksi ke Kedubes Myanmar, sebagaimana dilakukan di waktu-waktu yang lampau.
Pihaknya juga akan melakukan penggalangan dana yang juga pernah dilakukan sebelumnya untuk membantu kaum muslimin di Rohingya.

“Terutama mereka yang mengalami berbagai tindakan kezaliman,” tegasnya.
KAMRA, kata dia, juga akan melakukan upaya komunikasi dengan kaum Muslimin lainnya untuk merespon dan melawan kebiadaban rezim militer di Myanmar.

“Ini yang menjadi langkah-langkah kami yang sedang kami rapatkan juga, akan kami rapatkan kapan waktu untuk menjalankan aksi di Kedutaan Besar Myanmar,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishak
Editor: Fajar Shadiq

https://www.kiblat.net/2016/11/21/rohingya-membara-kamra-siapkan-aksi-ke-kedubes-myanmar/

Selasa, 22 November 2016

Pelaku Genosida Muslim Rohingya Bisa Diadili di Mahkamah Internasional

Jakarta – PBB dapat mengadili kejahatan genosida yang dilakukan oleh rezim atau kelompok mayoritas penduduk Myanmar yang disponsori oleh pemerintah. Hal itu dapat dilakukan di Mahkamah Pidana Internasional ad hoc melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB.

Aktivis SNH Advocacy Center yang kerap terlibat dalam advokasi Rohingya sejak tahun 2012, Heri Aryanto mengungkapkan bahwa individu-individu pelaku genosida dapat diseret ke Mahkamah Pidana Internasional. Pihak-pihak yang mensponsorinya juga dapat ditindak dengan langkah yang sama.

Proses di Mahkamah Pidana Internasional dapat dilakukan apabila terbukti pemerintah Myanmar tidak mau atau tidak mampu mengadili kejahatan genosida tersebut melalui instrumen pengadilan nasionalnya.
Syaratnya, Dewan Keamanan (DK) PBB harus menggelar sidang dan membentuk resolusi yang memberikan kewenangan untuk membentuk Mahkamah Pidana Internasional ad hoc atau International Criminal Tribunal for Myanmar (ICTM).

“Resolusi Dewan Keamanan PBB syarat mutlat untuk menyeret Myanmar ke Pengadilan Pidana Internasional karena Myanmar bukan negara anggota statuta Roma,” kata Heri Aryanto dalam pernyataan tertulis yang diterima Kiblat, Senin (21/11).

Sidang Dewan Keamanan PBB itu, lanjut Heri, dapat segera terealisasi apabila Negara-negara Anggota mempunyai tekad dan tujuan yang kuat untuk menjaga perdamaian dunia. “Bagaimana mungkin perdamaian dunia dapat terwujud, sementara di suatu negara ada jutaan warga negaranya dianiaya dan dibunuh, dan dunia membiarkannya,” imbuhnya.

Untuk itu Pemerintah Indonesia diminta untuk memainkan perannya secara aktif dalam menyelesaikan persoalan kemanusiaan di Myanmar. “Mari kita dorong Pemerintah Indonesia untuk mensponsori digelarnya sidang Dewan Keamanan PBB,” pungkasnya.

Reporter: Imam S.
Editor: Fajar Shadiq

https://www.kiblat.net/2016/11/21/pelaku-genosida-muslim-rohingya-bisa-diadili-di-mahkamah-internasional/

Minggu, 20 November 2016

Jangan Diam, Sebarkan...! 150 Muslim Rohingya Tewas Dibantai Tentara Myanmar



BANGKAPOS .com - Para aktivis pendukung Rohingya di Myanmar mengatakan, Rabu (16/11), lebih dari 100 anggota komunitas etnis Muslim itu tewas dalam aksi kontra pemberontakan yang digelar pemerintah baru-baru ini di negara bagian Rakhine.

Ko Ko Linn dari Organisasi Nasional Arakan Rohingya mengatakan, menurut sejumlah penduduk desa, sedikitnya 150 orang dibunuh pasukan keamanan sejak Sabtu. Verifikasi independen atas klaim yang dikeluarkan pemerintah atau aktivis sulit dilakukan karena pemerintah membatasi akses masuk ke kawasan tersebut.

“Alasan mengapa kantor-kantor berita internasional dan kelompok-kelompok bantuan tidak diizinkan masuk ke sana adalah karena militer berusaha menutup-nutupi apa yang mereka lakukan di sana, seperti pembunuhan dan lain-lain.” kata Ko Linn melalui telepon.

“Mereka berbohong.”

Nay San Lwin, blogger yang berbasis di Eropa yang mengamati secara seksama perkembangan kasus Rohingya sejak 2012, mengatakan, laporan-laporan dari jaringan aktivis di Rakhine mengatakan, lebih dari 100 mayat telah ditemukan penduduk desa, sebagian tertutup jerami atau terbakar.

Pemerintah Myanmar mengakui menewaskan 25 orang dan memberondong desa-desa kaum Muslim Rohingya dari helikopter tempur.
Baca: Luna Maya Ngakak Kecantikan Ayu Ting Ting Dinilai Hanya 5,5
Baca: Kecewa, Luna Maya Ternyata Tak Hanya Unfollow Instagram, Tapi Juga Blokir Nomor Ponsel Ayu Ting Ting
Baca: Heboh Kabar Biaya Pernikahan Celine dan Stefan William Ngutang

Tentara Myanmar atau Burma mengaku mereka menembak mati setidaknya 25 orang di desa-desa Muslim Rohingya di kawasan Rakhine yang bergolak, hari Minggu (13/11).

Disebutkan, mereka yang terbunuh itu bersenjatakan golok batang kayu.

Hari Sabtu, tentara mengerahkan helikopter tempur dan menembaki desa-desa di negara bagian Rakhine. Delapan orang, termasuk dua serdadu, tewas.

Serangan itu merupakan 'operasi pembersihan' yang menyasar kaum militan bersenjata, kata tentara.

Gambar dan video di media sosial menunjukkan, korban tewas itu termasuk juga erempuan dan anak-anak.

Desa-desa hangus
Media pemerintah berdalih, pengerahan helikopter tempur dilakukan setelah dua tentara dan enam penyerang tewas dalam bentrokan dalam penyergapan terhadap tentara.

Beberapa laporan menyebutkan terbakarnya sejumlah desa di kawasan Rakhine.

Foto yang dirilis oleh Human Rights Watch tampaknya menunjukkan desa-desa yang hangus, dan menurut kelompok hak asasi itu setidaknya 430 bangunan terbakar.

Para aktivis Rohingya mengatakan pemerintah berusaha secara sistematis untuk mengusir minoritas Muslim dari desa-desa mereka.

Menyerang Rohingya adalah langkah populer untuk militer, lapor wartawan BBC Jonah Fisher dari kota terbesar Myanmar, Yangon.

Itu karena kaum Rohingya tidak disukai oleh banyak orang Burma yang menganggap mereka imigran ilegal dari Bangladesh, katanya pula.

http://bangka.tribunnews.com/2016/11/16/150-muslim-rohingya-tewas-dibantai-tentara-myanmar

Sebarkan Jika Peduli. Seruan Muslim Rohingya: Tak Ada Yang Bantu Kami Disini.


Kasus kekerasan yang dilakukan militer Myanmar kembali dialami oleh warga Muslim Rohingya. Pada Selasa (25/10), seorang warga yang bernama Maung Maung mengatakan bahwa tentara Myanmar telah mendiskriminasikan warga Maungdaw, Provinsi Arakan.

“Kami menerima sejumlah seruan (pertolongan –red) dari warga Maungdaw beberapa hari terakhir. Mereka mengatakan bahwa tentara telah mendiskrminasikan mereka dan mengambil pengakuan secara paksa,” katanya.

“Mereka mengatakan, tentara membawa orang desa yang tidak bersalah untuk diinterogasi. Warga Rohingya kini juga tidak memiliki cukup makanan,” tambahnya kepada Anadolu Agency.

Hal yang sama juga dialami pengungsi Rohingya di daerah Kyetyoepyin. Seorang warga Warpaik yang berlindung di Kyetyoepyin mengaku sangat membutuhkan bantuan karena belum menerima bantuan apapun dari badan PBB maupun LSM lainnya.
“Tidak ada yang membantu kami di sini. Kami juga dibatasi untuk pindah ke desa-desa lainnya,” papar Aung Kyaw Min, nama warga tersebut, melalui sambungan telepon.

“Kami orang Rakhine berada dalam kesulitan. Tapi tidak ada badan PBB atau LSM yang ingin membantu kami,” pungkasnya.

Perlu diketahui, pemerintah  Myanmar memberlakukan Daerah Darurat Militer di wilayah Rakhine sepekan setelah serangan 9 Oktober yang menargetkan tiga pos polisi. Kendati belum diketahui identitas pasti para penyerang, pemerintah melakukan kampanye militer dan penangkapan di kampung-kampung Muslim.

Bahkan, pihak militer dan polisi Myanmar tanpa pandang bulu membunuh warga Muslim Rohingya, membakar dan menjarah rumah-rumah dan desa mereka, dengan dalih mencari penyerang.
Sumber: nahimunkar.com

Survei Lembaga Sinergi Data: Elektabilitas Ahok-Djarot Turun

Jakarta - Elektabilitas calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan pasangannya, Djarot Saiful Hidayat, menurun. Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Survei Sinergi Data Indonesia, elektabilitas Basuki-Djarot kini pada angka 35,23 persen. Pada Februari lalu, pasangan ini memiliki elektabilitas 39 persen.

Meski demikian, Direktur Lembaga Survei Sinergi Data Indonesia Barkah Pattimahu mengatakan elektabilitas Basuki-Djarot masih tetap paling tinggi dibandingkan dengan dua pasangan calon lainnya, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Untuk pasangan Anies-Sandiaga, tingkat elektabilitasnya mencapai 20,23 persen. Sedangkan pasangan Agus-Sylvi sebesar 17,04 persen. Adapun 27,50 persen responden belum menentukan pilihan.

Barkah mengatakan lembaganya juga melakukan survei khusus tingkat kesukaan warga Jakarta terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Hasil survei menyatakan kesukaan warga Jakarta terhadap Ahok terus menurun. Menurut Barkah, kesukaan responden terhadap Ahok saat ini sebesar 59,59 persen.

Jumlah itu turun dibanding survei pada Februari 2016, yang mencatat hasil tingkat kesukaan terhadap Ahok sebesar 74,20 persen. “Kasus Ahok, jika terpublikasi media secara masif, suara Ahok akan turun,” katanya di kantornya, Ahad, 13 November 2016.

Barkah mengatakan survei dilakukan terhadap 500 responden warga Jakarta pada 21-28 Oktober 2016. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin error sebesar 4,47 persen. Ia mengatakan survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Pengamat politik Aditya Perdana mengatakan suara Ahok kemungkinan akan menurun apabila kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan naik menjadi penyidikan. Artinya, Ahok bakal ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus itu. Selain itu, apabila kasus Sumber Waras dan reklamasi terus digaungkan, bisa menurunkan elektabilitas Ahok. “Kalau diserang terus pasti akan terus turun,” ujarnya.

Menurut Aditya, untuk pilkada DKI Jakarta ini, Ahok tidak akan melenggang satu putaran meski hasil survei tetap menyatakan Ahok unggul. Bahkan, apabila Ahok ditetapkan sebagai tersangka pun, pilkada DKI Jakarta berpotensi dua putaran.

http://pilkada.tempo.co/read/news/2016/11/13/304819861/survei-lembaga-sinergi-data-elektabilitas-ahok-djarot-turun

Wow...Eks Teman Ahok Beri Pengakuan: Digaji Rp 500 Ribu/Minggu dan Ditarget KTP


Jakarta - Ada pengakuan dari orang-orang yang mengaku berasal dari eks Teman Ahok. Mereka membeberkan bahwa Teman Ahok bukan relawan. Mereka digaji per minggu. Ada beberapa orang dengan seragam kemeja putih Teman Ahok yang juga menyampaikan mereka ditarget mengumpulkan KTP untuk per minggunya.

Jumpa pers eks Teman Ahok ini digelar di Restoran Dua Nyonya, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016). Salah satu yang berbicara yakni Paulus Romindo, yang merupakan relawan Teman Ahok sebagai penanggung jawab di daerah Kamal, Jakarta Utara.

"Kami ini ada kerja kontrak dan SK dan surat tugas, plus kami yang bahasanya gratis itu dibayar. Bagaimana sistemnya? Kami per minggu harus targetnya 140 KTP lalu honornya kami mendapatkan Rp 500 ribu per minggu, hingga minggu ke 3 Rp 500 ribu, kalau minggu ke 4 mendapatkan Rp 500 ribu plus Rp 500 ribu operasional. Biaya akhirnya itu Rp 2,5 juta sebulan," jelas Paulus.

Selain Paulus, ada juga yang lainnya antara lain Richard, Dodi H dari posko Pinang Ranti, dan Khusnun Nurul. Mereka juga memberi bukti kuitansi pembayaran 'gaji' yang disebut diberikan oleh relawan Teman Ahok.

"Kami itu kerja seperti karyawan, ada target untuk mendapatkan iming-iming Rp 2,5 juta itu. Ini bukti-bukti pembayarnnya ada," jelas Paulus.

Menurutnya, selain penanggung jawab di atasnya koordinator operasional yang membawahi 5-10 orang. Penanggung jawab ini ada di tingkat kelurahan.

"Selain honor kami mendapatkan fasilitas lainnya seperti seragam seperti ini lalu kami mendapatkan fasilitas printer merek HP. Untuk kloter pertama bahkan mendapatkan laptop, persoalannya laptopnya nggak ada karena sudah ditarik. Kalau tingkat per pos mereka mendapat HP salah satu," ungkap dia.

Jadi menurut dia, dengan honor Rp 2,5 juta perbulan dan dengan jumlah penanggung jawab serta operasional di lapangan, bisa dibayangkan berapa uang operasional Teman Ahok.

"Itu yang kami tahu tentang keuangan Teman Ahok untuk Teman Ahok ke atasnya kami tidak tahu karena tertutup," tegasnya.
(dra/dra)

http://news.detik.com/berita/d-3239277/eks-teman-ahok-beri-pengakuan-digaji-rp-500-ribuminggu-dan-ditarget-ktp

Bahaya Alkohol menimbulkan Penyakit

Alkohol yang terkandung didalam minuman, menimbulkan penyakit pada kesehatan, diantaranya adalah, sebagai berikut :

1. Anemia
Penggunaan alkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan berkurangnya sel darah merah, hingga berakibat terjadinya Anemia

2. Kanker

Kebiasaan mengkonsumsi minuman berakohol, mengakibatkan tingginya resiko penyakit kanker, resiko ini terjadi karena tubuh mengubah alkohol menjadi aseltidihida, yaitu suatu agen karsinogenik kuat. Jenis kanker yang terjadi akibat mengkonsumsi alkohol biasanya adalah :

    kanker mulut
    kanker faring (kerongkongan)
    kanker laring (pita suara)
    kanker esofagus (tenggorokan)
    kanker hati
    kanker payudara
    kanker usus besar.

3. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan dapat melipatgandakan resiko terjadinya kematian pada penderita jantung.

Mengkonsumsi banyak minuman berakohol adalah juga dapat menyebabkan terjadinya kardiomiopati. Kondisi ini dapat menyebabkan kematian akibat melemah dan gagalnya fungsi otot jantung yang menyebabkan terjadinya bekuan darah yang memicu terjadinya stroke.

4. Sirosis Hati

Alkohol merupakan racun yang dapat merusak sel-sel hati, yang menyebabkan timbulnya penyakit sirosis hati. Sirosis hati merupakan suatu keadaan dimana jaringan hati mengalami luka yang sangat berat sehingga tak mampu menjalankan fungsinya.

5. Gangguan Daya Ingat

Mengkonsumsi banyak minuman berakohol juga dapat menyebabkan penurunan kemampuan untuk membuat suatu rencana, kemampuan untuk menilai, dan memecahkan masalah, dan berbagai gangguan fungsi lainnya.

6. Depresi

Mengkonsumsi minuman berakohol dapat menyebabkan depresi.

7. Kejang

Banyak mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan epilepsi dan memicu timbulnya kejang pada orang yang tidak menderita epilepsi. Selain itu, alkohol juga mempengaruhi kerja obat yang digunakan untuk mengatasi kejang dan epilepsi.

8. Gout (Asam urat)
Sponsors Link

Gout merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh pembentukan kristal asam urat, pada persendian yang menyebabkan nyeri sendi sebagai bahaya asam urat. Bagi penderita asam urat, mengkonsumsi minuman berakohol akan memperberat penyakit tersebut, termasuk dengan makanan penyebab asam urat.

9. Tekanan Darah Tinggi

Alkohol dapat mengganggu sistem saraf simpatik, yang berfungsi untuk mengatur konstruksi (pengecilan  dan dilatasi (pelebaran) dari pembuluh darah. Hal ini sebagai reaksi tubuh terhadap stress, perubahan suhu dan penggunaan tenaga.

Mengkonsumsi banyak minuman berakohol, dapat menyebabkan tekanan darah  yang bila berlangsung lama, akan menyebabkan timbulnya penyakit lainnya, seperti ginjal.

10. Penyakit Infeksi

Alkohol yang dikonsumsi dapat menekan kekebalan tubuh seseorang, yang menyebabkan mudahnya terinfeksi virus penyakit paling berbahaya, terutama penyakit seksual seperti, tubekolosis, HIV/AIDS, pneumonia.

11. Kerusakan Saraf

Alkohol juga merupakan racun bagi sel-sel saraf yang menimbulkan terjadinya kerusakan saraf yang disebut Neuropati alkoholik. Rasa nyeri seperti tertusuk-tusuk pada alat gerak, kelemahan otot, adanya keinginan mendesak untuk segera buang air kecil, disfungsi ereksi, dan berbagai gangguan lainnya.

Parade 1911 Diketuai Pendukung Ahok & Massa Dibayar, Ahmad Doli: Rupanya Ahok Maling Teriak Maling


  Jakarta-Beberapa peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika mengaku telah menerima uang dalam jumlah bervariasi antara Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.

Disinyalir, acara ini tandingan dari demo 4 November lalu yang diketahui untuk menuntut penegakan hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 
Dalam undangan yang beredar di media sosial tertera nama salah satu pendukung Ahok, yakni Tsamara Amany Alatas sebagai ketua panitia Parade Bhinneka Tunggal Ika.
"Tentu kita semua cukup menyayangkan bila Parade Bhinneka Tuggal Ika dilaksanakan oleh pendukung Ahok untuk menandingi Aksi Bela Islam 411," ujar tokoh muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (19/11).
Doli menegaskan, aksi 4/11 adalah bentuk reaksi ulama dan umat Islam terhadap penistaan yang dilakukan oleh Ahok pribadi. 
"Tidak ada kaitannya langsung dengan soal politik apalagi Pilgub DKI yang sangat lokal," jelasnya.
Selain itu juga kasus Ahok sudah menjadi persoalan internasional, khususnya bagi umat Islam seluruh dunia. Sementara Parade Bhinneka Tunggal Ika, ia justru menilai bertendensi membela Ahok dan ingin membangun citra baru bahwa dukungan terhadap mantan anggota DPR itu masih ada meski sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tujuannya tak lain agar bisa memenangkan Pilgub Jakarta 2017 nanti. 
Jadi, menurut dia, aksi tandingan tersebut sangat tidak relevan dan politis. Apalagi dalam persiapannya panitia membangun opini seakan menghalalkan segala cara dengan berani mengatas namakan tokoh, ulama, organisasi, artis turut sebagai pengundang, yang akhirnya semua melakukan klarifikasi.
"Karena sangat politis dan memaksakan agar terlihat sebagai parade besar akhirnya terjadilah praktik 'bayar massa' untuk mendatangkan pengunjung, seperti yang diakui oleh pesertanya," sindirnya.
Dan yang lebih memalukan lagi, menurut dia, peserta parade yang cuma segelintir itu juga terlihat seperti piknik atau wisata dengan menduduki/merusak taman serta meninggalkan sampah dan limbah. Berbeda dengan massa aksi 411yang jauh sekali lebih tertib dan bersih. 
"Sekarang lebih baik kita meminta Ahok bisa menjelaskan soal bayar massa yang dilakukan tim suksesnya itu. Dan dengan fakta itu, rupanya Ahok melakukan strategi 'maling teriak maling' terhadap massa aksi 411 yang dituduhnya dibayar 500 ribu," pungkasnya.[rmol]
 
Sumber: http://www.mediankri.net/2016/11/parade-1911-diketuai-pendukung-ahok.html

Kepanasan Peserta Demo 1911 Injak Taman Kota Berlindung Dari Tarik Matahari


 
 
Jakarta --Demo parade yang di gelar oleh pendukung Ahok yang bertemakan “Bhineka Tunggal Ikan” di selimuti cuaca panas yang cukup menyengat kepala peserta aksi demo. Sebagian peserta aksi 1911 yang kepanasan terpaksa harus berteduh di bawah pepohonan taman kota, mereka berlindung dari sengatan sinar matahari yang tajam.Berikut beberapa foto yang berhasil diambil saat demo 1911 Sejatinya demo aksi ini akan di ikuti sekitar ratusan ribu peserta di Silang Monas, Jakarta (Sabtu, 19/11).
Namun terlihat hanya ratusan orang saja yang hadir dalam aksi demo ini.Aksi ini sendiri di sebut-sebut sebagai respon atas aksi 411 yang lalu yang di ikuti sekitar satu juga umat islam.Demo aksi hari ini 1911 di sebut juga sebagai demo tandingan pendukung Ahok terhadap demo aksi damai umat islam 4 november yang lalu
Jika memflashback pada aksi 411 yang lalu,dari segi cuaca dan jumlah peserta yang ikut aksi 411 sangat jauh dan berbading terbalik.Dimana  saat aksi 411 berjalan cuaca sangat mendukung. Yang mana pada awalnya BMKG memprediksi bahwa pada 4 november Jakarta akan diguyur hujan seharian. Namun Allah punya skenario lain, seharian itu cuaca sangat sejuk, tanpa terik matahari. Sehingga membuat peserta aksi 411 merasa nyaman saat menyampaikan aspirasi.[kabarsatunews.com]
 
sumber: http://www.kabarsatunews.com/2016/11/kepanasan-peserta-demo-1911-injak-taman.html

Jumlah Massa Aksi #ParadeBhineka1911 Sedikit





Aksi Parade Bhinneka Tunggal Ika yang katanya sebagai “Tandingan” Aksi Damai 411 Umat Islam itu sepi peserta. Terlihat dari jumlah peserta yang hadir hanya berkisar ratusan perserta saja, seperti diberitakan detik.com, dan sekitar ribuan seperti diberitakan Republika. Sedang Tempo beritakan 97 ribu massa namun berita itu sudah di hapus.

Berikut penampakan massa aksi Parade Bhineka 1911 yang diliput Liputan6.com.

Sumber: http://pekanews.com/2016/11/tak-terima-dengan-jumlah-massa-aksi-paradebhineka1911-sedikit-ahoker-pakai-foto-kampanye-pdip-1999/